Tuesday, January 27, 2015

Perubahan Konstruksi Human Security dari HIV/AIDS ke Ebola Outbreak oleh Ecowas



Pendahuluan
Munculnya isu-isu baru dalam Ilmu Hubungan Internasional saat ini membuat penulis tertarik untuk menelisik lebih mendalam tentang kajian human security terutama di kawasan Afrika Barat. Isu – isu baru tentang human security sebagai isu non tradisional saat ini sangat mengancam bagi kehidupan manusia terutama bagi masyarakat internasional khususnya negara sebagai decision making process dan aktor utama dalam Ilmu Hubungan Internasional. Hanya karena sebuah virus yang tidak dapat diremehkan ataupun dihindari, dapat membuat negara satu dengan negara lain ikut berimbas terkena secara langsung layaknya kartu domino dan hanya karena sebuah virus, virus dapat dengan mudah melewati border suatu negara dengan cepat dan menyebar dengan luas dalam hitungan detik dan mengancam bagi kedaulatan negara terutama keberlangsungan setiap individu.


Isu tentang virus HIV atau AIDS sering dikenal dan terlihat sangat menyeramkan bagi masyarakat Internasional. Isu tentang virus HIV atau AIDS ini menjadikan salah satu bahasan yang ingin dikaji oleh penulis di kawasan Afrika Barat. Awal mula munculnya virus HIV atau AIDS berada di Sub Sahara Afrika. Munculnya  Human Immuno Deficiency Virus (HIV) adalah jenis Lentivirus yang merupakan genus virus dari famili Retroviridae yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan mamalia.  Lentivirus berasal dari Bahasa Latin lenti yang artinya lambat. Istilah Lentivirus karena jenis virus ini mengambil waktu yang lama untuk menghasilkan efek samping pada tubuh. Lentivirus telah ditemukan di sejumlah binatang yang berbeda, termasuk kucing, domba, kuda dan sapi. Namun, lentivirus yang paling menarik dalam hal penyelidikan asal-usul HIV adalah Virus Simian Immunodeficiency (SIV) yang mempengaruhi monyet (AVERT, 2014).

Pada umumnya, HIV merupakan turunan dari Simian Immunodeficiency Virus (SIV) dan memiliki dua tipe HIV yaitu HIV-1 dan HIV-2. Di seluruh dunia, virus yang utama adalah HIV-1. Apabila orang terserang HIV tanpa ditentukan tipe virusnya, maksudnya adalah HIV-1. Baik HIV-1 dan HIV-2 disebarkan melalui hubungan seksual, darah, dan dari ibu-ke-bayi, serta keduanya terlihat mengakibatkan AIDS yang secara klinis tidak dapat dibedakan. Disamping itu, HIV-1 lebih mudah disebarkan dibanding dengan HIV-2, dan jangka waktu bagi HIV-2 antara penularan dan penyakit yang timbul terlihat lebih lama (AVERT, 2014).

Terdapat bukti yang meyakinkan bahwa munculnya virus HIV yang melanda di seluruh dunia diyakini berasal dari Afrika dengan ditemukannya Simian Immunodeficiency Virus (SIV) disejumlah koloni simpanse di daerah selatan hingga timur Kamerun. Jenis virus dari koloni simpanse tersebut yaitu HIV-1 yang menyebabkan AIDS pada manusia (Zulu, 2014).

Sedangkan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) merupakan kondisi medis bahwa sesorang didiagnosis menderita AIDS ketika sistem kekebalan tubuh terlalu lemah untuk melawan infeksi. AIDS disebabkan dari HIV (AVERT, 2014).

Munculnya wabah virus HIV dimulai di Kinshasa, Ibu kota Kongo pada tahun 1970 bahawa pertama kalinya virus HIV/AIDS ini diyakini terjadi berawal di daerah tersebut. Tanda-tanda terjadinya virus HIV/AIDs ini berawal mula dengan munculnya tanda-tanda penyakit seperti cryptococcal meningitis, Kaposi’s sarcoma, tuberculosis dan pneumonia (Zulu, 2014). Spekulasi munculnya virus HIV ini dibawa ke kota oleh seorang individu yang terinfeksi dalam melakukan perjalanan dari Kamerun melalui sungai turun ke Kongo hingga berada di Kinshasa virus ini memasuki jaringan seksual perkotaan yang meluas dan menyebar dengan cepat (Zulu, 2014).


Pada awal tahun 1980, penyebaran HIV mulai menyebar dengan cepat di negara-negara Afrika Barat. Afrika Barat memiliki tingkat infeksi HIV-1 dan HIV-2 yang tinggi. Penyebaran wabah HIV ini mulai menyebar di Pantai Gading karena adanya urbanisasi dan imigrasi.Pada akhir tahun, telah diidentifikasi di seluruh negara-negara Afrika Barat mengalami penyakit HIV. Bahkan pekerja seks sebesar 38% yang menjadi faktor utama infeksi ini menyebar di Afrika Barat. Pada pertengahan 1980, negara Afrika Barat yaitu Guinea - Bissau memiliki tingkat tertinggi di dunia adanya HIV-2 dengan 26% dari donor darah, 8,6% wanmita hamil dan 36.7% dari pekerja seks yang positif (Zulu, 2014).

Berbeda halnya dengan virus Ebola yang saat ini menjadi hot trending sebagai isu human security baru yang melanda di kawasan Afrika Barat dan sangat mengancam kesehatan global bagi umat manusia karena penyebarannya begitu cepat dan meluas hingga melintasi border suatu negara.
Ebola Virus Disease (EVD) lebih dikenal dengan Virus Ebola merupakan salah satu isu penyakit global yang sangat mengancam umat manusia dewasa ini. Ebola Outbreak menjadi isu human security baru dalam Ilmu Hubungan Internasional di tahun 2014. Bahkan isu baru ini lebih “gempar” dibandingkan dengan isu dari wabah HIV atau AIDS di seluruh Sub Sahara Afrika khususnya di Afrika Barat.

Dilihat dari taksonomi nomenklatur, Virus Ebola berasal genus Ebolavirus yang merupakan salah satu dari tiga anggota dari Filoviridae family (filovirus). Terdapat lima yang diidentifikasi dari subspesies tentang Virus Ebola. Empat dari lima diantaranya yang dapat diketahui menyebabkan menular kepada manusia yaitu Virus Ebola (Zaire ebola virus), Virus Sudan (Sudan ebola virus), Virus Taï Forest (Taï Forest ebola virus, nama lainnya Côte d’Ivoire ebola virus), dan Virus Bundibugyo (Bundibugyo ebola virus) (Akhtar, 2014: 1).

Sedangkan yang kelima adalah Virus Reston (Reston ebola virus) diketahui menyebabkan penyakit terhadap primata tetapi tidak pada manusia. Akan tetapi, Virus Reston ini juga dapat menginfeksi manusia tetapi tidak ada penyakit ataupun hingga menimbulkan kematian terhadap manusia dari jenis virus ini yang telah dilaporkan sampai saat ini (Akhtar, 2014: 1).

Virus Ebola merupakan sekelompok virus yang menyebabkan kematian dan jenis dari "hemorrhagic fever". Istilah hemorrhagic fever yaitu menyebabkan pendarahan baik di dalam maupun di luar tubuh bagi penderita. Virus ini memiliki masa inkubasi yang panjang yaitu selama delapan sampai 21 hari. Gejala awal yang ditimbulkannya bagi penderita yaitu demam, kelemahan otot, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Disamping itu, virus Ebola ini menganggu fungsi ginjal dan hati dan menyebabkan pendarahan baik di dalam dan di luar tubuh. Virus ini sangat mematikan dan masih belum ada obat yang dapat mengatasi terhadap virus ebola ini karena tingkat kematian terhadap manusia mencapai 50% hingga 90% dan tidak dapat disembuhkan sama sekali (abcNews, 2014).

Pemicu adanya Ebola Outbreak di kawasan Afrika Barat diduga dari Virus Ebola yang berasal dari fruit bats atau biasa dikenal dengan kalelawar buah. Kalelawar buah yang biasanya selalu diburu dan dikonsumsi dagingnya yang sudah menjadi tradisi kehidupan bagi masyarakat di Afrika Barat (The Guardian News, 2014).

Akan tetapi, Virus Ebola sudah mulai ada pada tahun 1976 yang berada di Sungai Ebola terletak di Republik Demokrasi Kongo. Hingga saat ini, Virus Ebola ini mulai menyebar dari Guinea kemudian menyebar cepat di Liberia, Sierra Leone, dan Nigeria. Pada 8 Agustus 2014, the World Health Organization (WHO) mengumumkan Ebola Outbreak ini sebagai Isu Darurat Internasional terhadap kesehatan global yang mengancam umat manusia (Akhtar, 2014: 1).

Ebola Outbreak mulai muncul di Afrika Barat yang melanda di tiga negara yaitu Guinea, Liberia, dan Sierra Leone. Data dari WHO pada 17 Juli 2014, telah diidentifikasi bahwa 1048 para penderita yang terinfeksi berada di tiga negara mulai mengancam pada bulan Februari. Sebanyak 632 penduduk mengalami kematian dari penyakit ini atau sekitar 60%. Dilihat dari segi kronologi, Ebola Outbreak yang mengancam Afrika Barat dimulai pertama kali di Guinea pada bulan Februari 2014. Bahkan, Kementerian Kesehatan Guinea secara resmi melaporkan tentang Ebola Outbreak kepada WHO pada bulan Maret dikonfirmasikan bahwa 49 warga telah diindifikasi terinfeksi dan 29 warga mengalami kematian (Youde, 2014).

Pertama kali munculnya Ebola Outbreak sebagai isu internasional yang mengembarkan saat ini diidentifikasi tiga warga telah terinfeksi di Ibu Kota Conakry dan bahkan belum dikonfirmasi laporannya tentang kasus tersebut di perbatasan negara di Liberia dan Sierra Leone ketika Guinea sedang membuat laporan tersebut. Setelah Guinea melaporkan, wabah ebola ini mulai menyebar dengan cepat. Bahkan pada 1 April, Guinea telah diidentifikasi 122 warga terinfeksi virus Ebola dan 80 warga diantaranya telah mengalami kematian, Liberia terinfeksi 8 orang dan 2 orang mengalami kematian. dan Sierria Leone mulai waspada setelah mendengar informasi dua orang tewas terinfeksi Ebola dan dimakamkan di Guinea (Youde, 2014).

Pada tanggal 27 Mei 2014, Sierra Leone secara resmi melaporkan pertama kalinya 16 warga telah terinfeksi dan 5 orang dinyatakan tewas. Pada bulan Mei terlihat bahwa wabah ebola menyebar dengan lambat dilihat dari tingkat jumlah penderita yang terinfeksi dan mengalami kematian yang melambat dan ada harapan untuk dapat dikendalikan. Sayangnya, jumlah penderita yang terinfeksi dan yang mengalami kematian kembali meningkat di bulan Juni. Jumlah kumulatif sebanyak 800 warga terinfeksi dan 500 warga telah tewas dihitung dari awal Juli hingga Juni. Hingga pada pertengahan bulan, secara resmi melaporkan 1048 warga terkena virus Ebola (745 warga diantaranya telah dikonfirmasi terinfeksi Ebola dari hasil tes laboratorium) dan 632 warga tewas di Guineia (410 warga terinfeksi dan 310 warga tewas), Liberia (196 terinfeksi, 116 warga tewas) dan Sierra Leone (442 terinfeksi dan 368 tewas) (Youde, 2014).

Latar belakang dari isu wabah virus HIV atau AIDS dan virus Ebola di Afrika Bara sangat hangat diperbincangkan terutama bagi masyarakat internasional dewasa ini. Ketertarikan bagi penulis karena isu human security masih fresh  dalam Ilmu Hubungan Internasional dan “sangat baru” untuk diteliti. Disamping itu, motivasi lain bagi penulis yaitu penulis ingin mengkaji tentang perubahan konstruksi yang dilakukan oleh The Economic Community Of West African States (ECOWAS) dalam melakukan human security di Afrika Barat yang awal mula lebih berpusat tentang wabah virus HIV atau AIDS beralih ke Virus Ebola yang menjadi isu baru dan hot trending di tahun 2014 di kawasan Afrika Barat. Bahkan, bagi penulis secara pribadi bahwa isu tentang Ebola Outbreak  ini adalah isu human security yang masih baru, up to date dan sangat menarik karena untuk dikaji karena sangat mengancam bagi masyarakat internasional. Walaupun virus Ebola merupakan sama-sama sejenis virus seperti virus HIV atau AIDS, tetapi dilihat dari segi penyebarannya, Ebola Outbreak menyebar dengan cepat dan meluas hanya karena melakukan kontak langsung terhadap penderita virus Ebola dibandingkan dengan virus HIV atau AIDS.


Human Security
Konsep Human Security mencul dari Teori Konstruktivisme yang lahir dalam Ilmu Hubungan Internasional pada tahun 1990. Dari segi definisi, Human Security menurut the United Nations Development Program‘s  (UNDP) dalam Yu Tai Tsai (2009: 20), bahwa Human Security meliputi tujuh dimensi yaitu personal, environmental, economic, political, community, health, dan food security. Bahkan  human security merupakan “people centric” yang merupakan hasil adopsi dari konsep tradisional yang berpusat pada the traditional state-centered.
Menurut Alexander Wendt dalam Yu Tai Tsai (2009: 21), Konstruktivisme berasal dari realita sosial yang dibentuk oleh manusia dan stuktur sosial yang termanifestasikan tidak hanya berasal dari struktur material semata tetapi juga komunitas internasional. Bahkan, struktur sosial memiliki tiga komponen yaitu shared knowledge, material resources and practices. Tanpa menolak terhadap material mendasar yaitu society. Konstruktivisme mengedepankan terhadap penggunaan ideas. Ideas yang dibentuk dari kegiatan manusia menghasilkan sharing of knowledge yang berasal dari material budaya dan menjadi suatu custom dalam aplikasi kegiatan sehari-hari.
Humanitarian Intervention
Humanitarian Intervention memiliki banyak manfaat dari hasil evolusi norma-norma internasional tentang kekerasan, terutama munculnya "tanggung jawab untuk melindungi," yang menyatakan bahwa masyarakat internasional memiliki seperangkat khusus tanggung jawab untuk melindungi warga sipil - dengan paksa, jika perlu - dari kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, pembersihan etnis, dan genosida ketika pemerintah nasional gagal untuk melakukannya. Doktrin Humanitarian Intervention yang menghasilkan strategi manajemen konflik yang mencakup operasi pemeliharaan perdamaian (Western, 2011).

Analisis Perubahan Konstruksi dari HIV/AIDS ke Ebola Oleh Ecowas
Data dari UNAIDS tahun 2007 dalam Williams (2008 : 121), Sub Sahara Afrika tetap terkena dampak paling serius virus HIV atau AIDS. Dari angka di seluruh dunia total 33.200.000 orang diperkirakan hidup dengan HIV, lebih dari dua dari tiga (68%) orang dewasa dan hampir 90% dari anak-anak hidup di subSaharan Afrika. Bahkan lebih mengerikan adalah statistik yang dari perkiraan jumlah kematian akibat AIDS pada tahun 2007 (2,1 juta), 76% terjadi di Sub Sahara Afrika, lebih dari dua dari tiga (68%) orang dewasa dan hampir 90% dari anak-anak hidup di Sub Saharan Afrika.
Sedangkan di kawasan Afrika jumlah penderita yang mengalami HIV atau AIDS memiliki tingkat jumlah yang terendah, terhitung sekitar enam juta penderita Jumlah. Beruntungnya, jumlah penderita HIV pada orang dewasa belum melebihi 10% bagi negara-negara anggota ECOWAS. Akan tetapi, Pantai Gading memiliki tingkat tertinggi sekitar 7% tetapi masih lebih rendah dibanding sebelumnya (Williams, 2008 : 121).

Dari 12 negara-negara Afrika yang memberika fokus tentang US President's Emergency Plan for AIDS Relief, hanya dua negara di Afrika Barat yaitu Pantai Gading dan Nigeria. Di kawasan Afrika Barat, terdapat tiga faktor yang dikaitkan dengan penyakit lintas batas tentang wabah dari virus HIV atau AIDS, yaitu arms conflict (melalui perilaku seksual tentara dan para militer dan tingginya tingkat migrasi penduduk yang disebabkan oleh perang saudara), peace operations diantara kedua institusi yaitu ECOWAS dan PBB, serta migrasi tenaga kerja disepanjang rute yang di dalam kawasan Afrika Barat (Williams, 2008 : 122)


Gambar 1. Data Presentase Penyebaran HIV di kawasan Afrika Barat dan Tengah
Sumber : Paul D. Williams, and Jurgen Haacke (2008), “Security culture, transnational challenges and the Economic Community of West African States”.

                 ECOWAS sebagai organsiasi regional Afrika Barat membentuk sebuah Plan of Action for 2004-2006 untuk mengendalikan penularan penyakit HIV atau AIDS di melalui armed forces. Langkah - langkah  program West African Military Programming dalam menangani HIV atau AIDS yaitu pencegahan, voluntary conselling, pengujian, perawatan dan dukungan dalam mengatasi hilangnya penyakit yang dialami oleh personil militer (Akenroye, 2010 : 106).

                   Di Sierra Leone telah dibentuk kebijakan tentang penempatan kerja HIV atau AIDS. Kebijakan ini untuk melindungi personil militer dari dikeluarkannya statusnya karena mengalami HIV. Disamping itu pembuatan obat antriteroviral yang tersedia secara gratis bagi personil militer melalui hibah dari The World Bank and the Global Aids Fund (Akenroye, 2010 : 107)

                   Bahkan The Sierra Leonean Military Programme tentang HIV atau AIDS melibatkan rangkaian kegiatan pendidikan seperti adanya integrasi kurikulum dalam pelatihan militer tentang pentingnya mengetahui HIV atau AIDS, kepekaan bagi para pelatih tentang pentingnya mengetahui HIV atau AIDS, para istri dari personil militer, tentara wanita dan pemimpin kelompok perempuan - mammy queens yang bertindak sebagai pendidik dan konselir pelatihan di setiap batalion, membangun konseling sukarela dan membangun program untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi, distribusi kondom dan penyediaan obat antriretrorival (ARV) untuk tentara yang terinfeksi HIV atau AIDS bersama keluarganya (Akenroye, 2010 : 107).

                   Sedangkan, di daerah Ghana para militer dibentuk melalui sebuah Technical Committee dalam menangani AIDS. Disamping itu The Ghana Armed Forces AIDS Control Programme (GARACP) dibentuk dalam mengurangi penyebaran dari HIV atau AIDS. Program ini juga diformulasikan untuk mengsosialisasikan kesehatan tentara dan keluarganya dalam mencegah virus HIV atau AIDS (Akenroye, 2010 : 108).

                   Adanya perubahan konstruksi yang dilakukan oleh ECOWAS tentang isu human security di kawasan Afrika Barat yang awal mula berfokus pada HIV atau AIDS beralih kepada Ebola Outbreak di tahun 2014.

                   Dari segi penanganan dalam menangani Ebola Outbreak, ketiga negara di Kawasan Afrika Barat telah melaporkan wabah ini kepada WHO dan tetap dalam komunikasi yang intens atas dasar inisiasi dari the International Health Regulations, setiap kali pemerintah mendeteksi ternjangkitnya kasus Ebola. Bahkan pemerintah dari tiga negara telah mengaktifkan komite darurat penyakit nasonal mereka dan bertemu serta bekerjasama (Youde, 2014).

                   Kendala dalam hal penanganan terhadap Ebola Outbreak bagi pemerintah Guinea, Liberia, dan Sierra Leone tidak dapat menemukan solusi dalam melindungi border dan menekan terhadap peningkatan Ebola Outbreak yang mengorbankan warga negara mereka karena faktor sumber daya keuangan. Permasalahan sumber daya keuangan untuk menangani Ebola Outbreak menjadi suatu krisis yang krusial bagi Pemerintah Guinea, Libera, dan Sierra Leone. Liberia dan Sierra Leone telah mengeluarkan anggaran total keuangannya dengan jumlah lebih besar demi masalah kesehatan Ebola Outbreak ini. Sedangkan Pemerintah Guinea tentang masalah anggaran dana negara yang menjadi beban berat tersendiri dan juga menghadapi beban tambahan karena masuknya pengungsi dari Liberia dan Sierra Leone. Selain itu, pemerintah tidak memiliki kemampuan untuk membangun laboratorium, pengawasan dan pelayanan kesehatan (Youde, 2014).

                        Bahkan dari The ECOWAS Commission sendiri telah meminta pasukan pertahanan negara-negara anggota yang tergabung dalam ECOWAS untuk memberikan dukungan dan menangani  the Ebola Virus Disease (EVD) yang telah menewaskan lebih dari 2.000 jiwa dari  total 4.000 jiwa yang dilaporkan di kawasan Afrika Barat pada bulan  Maret 2014. Disamping itu, para Komisaris melakukan berbagai langkah intervensi yang diambil oleh Komisi dalam memerangi Ebola Outbreak yaitu mendirikan Solidarity Fund dengan menggandeng para multi stakeholder untuk menangani kesehatan darurat yang berimplikasi terhadap pembangunan ekonomi (ECOWAS, 2014).

                   Gambar 2. Peta Penyebaran Virus Ebola di Kawasan Afrika Barat





Sumber : ECOWAS Health Awareness (2014) “All you need to know”

Data terakhir yang penulis dapatkan dari situs ECOWAS Health Awareness ter up to date hingga tanggal 19 September 2014 bahwa Guinea telah dikonfirmasi jumlah penderita yang terinfeksi sebanyak 942 orang, jumlah kematian sebanyak 601 orang dan dikonfirmasi di laboratorium sebanyak 750 orang. Di Liberia sendiri, Jumlah yang terinfeksi dan telah dikonfirmasi sebanyak 2710 orang, jumlah kematian sebanyak 1459 orang dan jumlah yang dikonfirmasi di laboratorium sebanyak 812 orang (ECOWAS, 2014).

Sedangkan di Nigeria jumlah yang terinfeksi dan telah dikonfirmasi sebanyak 21 orang, jumlah yang mati sebanyak 8 orang dan jumlah yang masih di laboratorium sebanyak 19 orang. di Senegal jumlah yang terinfeksi dan telah dikonfirmasi sebanyak 1 orang, tidak ada yang mati, dan jumlah yang masih di laboratorium sebanyak 1 orang. Di Sierra Leone, jumlah yang terinfeksi dan telah dikonfirmasi sebanyak 1673 orang, jumlah yang mati sebanyak 562 orang dan jumlah yang masih di laboratorium sebanyak 1513 orang (ECOWAS, 2014).

Penutup
Dapat disimpulkan bahwa perubahan konstruksi dari virus HIV atau AIDS beralih ke Virus Ebola oleh ECOWAS didasarkan dari proses penyebaran dan percepatan virus yang mematikan dan sangat mengancam bagi umat manusia terutama di kawasan Afrika Barat. Masalah sumber daya keuangan menjadi suatu masalah krusial bagi pemerintah di kawasan Afrika Barat karena permasalahan anggaran dana yang tidak memadai dalam membendung Ebola Outbreak ini.

Disarankan bagi studi kepenulisan selanjutnya dapat dibatasi tentang masalah proyek kronologi dari penanganan ECOWAS terhadap isu wabah HIV atau AIDS karena penulis kesulitan mencari sumber data rangkaian proyek ECOWAS tentang isu HIV atau AIDS secara lengkap tentang kronologi waktu yang dicapai.



DAFTAR PUSTAKA

Alkire, Sabrina. 2003. A Conceptual Frameworkd for Human Security. University of Oxord

Akhtar, Arooj. 2014. Exposing the Origins of the Ebola Outbreak: Urging for a Shift in Response from Reactive to Proactive, American Journal of Infectious Diseases and Microbiologi, Vol. 2, No. 6A, pp 1-18 diunduh dari http://www.sciepub.com/portal/downloads?doi=10.12691/ajidm-2-6A-1&filename=ajidm-2-6A-1.pdf, pada 1 Januari 2015

Akenroye, Ayodele Olawale. 2010. HIV/AIDS as a Human Security Threat in West Africa. Univeristy of Manitoba, dari Proquest diunduh dari http://search.proquest.com/docview/1030288794/fulltextPDF/A5241A72AFE847AEPQ/4?accountid=46437 pada 2 Januari 2015

AVERT. 2014.  Origin of HIV and AIDS. dari AVERT (AVERTing HIV and AIDS) diakses dari http://www.avert.org/origin-hiv-aids.htm pada 1 Januari 2015

______.2014. What is AIDS?. dari AVERT (AVERTing HIV and AIDS)  diakses dari http://www.avert.org/aids.htm pada 1 Januari 2015

Editor. 2015. Bats are a possiblesource of Ebola epidemic in West Africa. dari The Guardian News diakses dari http://www.ngrguardiannews.com/features/science/192203-bats-are-a-possible-source-of-ebola-epidemic-in-west-africa pada 1 Januari 2015.

ECOWAS. 2007. ECOWAS in Brief. dari ECOWAS diakses dari http://www.comm.ecowas.int/sec/index.php?id=about_a&lang=en, pada 1 Januari 2015

_________. 2014. ECOWAS Defence Chiefs Pledge Support for Anti-Ebola Fight. dari ECOWAS Health Awareness diakses dari http://www.awareness.ecowas.int/?p=677 pada 1 Januari 2015

________. 2014. All you need to know. ECOWAS Health Awareness diakses dari http://www.awareness.ecowas.int/wp-content/uploads/2014/08/Ebola-situation-map.jpg pada 1 Januari 2015

_________. 2014. Cases By Country - 19th September 2014. dari ECOWAS Health Awareness diakses dari http://www.awareness.ecowas.int/?p=695 pada 1 Januari 2015

Mohney, Gillian. 2014. Everything You Need to Know About Ebola. dari abcNews. diakses dari http://abcnews.go.com/Health/ebola-/story?id=24733669 pada 30 Desember 2014

Tsai, Yu tai. 2009. The Emergence of Human Security : A Constructivist View, Internasional Journal of Peace Studies, Vol. 14, No. 2, pp. 19-32.

Western, John and Joshua S. Goldstein. 2011. Humanitarian Intervention Comes of Age. dari Forreign Affairs diakses dari http://www.foreignaffairs.com/articles/136502/jon-western-and-joshua-s-goldstein/humanitarian-intervention-comes-of-age pada 1 Januari 2015

Williams, Paul D. and Jurgen Haacke. 2008. Security culture, transnational challenges and the Economic Community of West African States. Journal of Contemporary African Studies, Vol. 26. No. 2, pp. 119-136.

Youde, Jeremi. 2014. The Ebola Outbreak in Guinea, Liberia, and Sierra Leone, diakses dari http://www.e-ir.info/2014/07/26/the-ebola-outbreak-in-guinea-liberia-and-sierra-leone/ pada 30 Desember 2014.

Zulu, Winstone. 2014. Histoy of HIV and AIDS in Africa. dari AVERT : AVERting HIV and AIDS diakses dari http://www.avert.org/history-hiv-aids-africa.htm, pada 1 Januari 2015






Perubahan Konstruksi Human Security dari HIV/AIDS ke Ebola Outbreak oleh Ecowas

Diajukan untuk tugas UAS Politik Internasional dengan dosen pengampu
Ibu Lia Nihlah Najwah, S.IP, M.Si



Disusun Oleh :
Reza Aulia Rakhman           (125120407111024)


ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2015
 

 

 

 

 

 

 




8 comments:

  1. Saya ibu hayati ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di HONGKONG jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga dikampun,jadi TKW itu sangat menderita dan disuatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak disengaja saya melihat komentar orang tentan MBAH KABOIRENG dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di HONGKONG,akhirnya saya coba untuk menhubungi MBAH KABOIRENG dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg diberikan MBAH KABOIRENG meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan MBAH KABOIRENG kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik MBAH KABOIRENG sekali lagi makasih yaa MBAH dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja MBAH KABOIRENG DI 085-260-482-111 insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW.. KLIK GHOB 2D 3D 4D 6D DISINI















    Saya ibu hayati ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di HONGKONG jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga dikampun,jadi TKW itu sangat menderita dan disuatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak disengaja saya melihat komentar orang tentan MBAH KABOIRENG dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di HONGKONG,akhirnya saya coba untuk menhubungi MBAH KABOIRENG dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg diberikan MBAH KABOIRENG meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan MBAH KABOIRENG kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik MBAH KABOIRENG sekali lagi makasih yaa MBAH dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja MBAH KABOIRENG DI 085-260-482-111 insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW.. KLIK GHOB 2D 3D 4D 6D DISINI

    ReplyDelete
    Replies
    1. SAYA SANGAT BERSYUKUR ATAS REJEKI YANG DIBERIKAN KEPADA SAYA DAN INI TIDAK PERNAH TERBAYANKAN OLEH SAYA KALAU SAYA BISA SEPERTI INI,INI SEMUA BERKAT BANTUAN MBAH RAWA GUMPALA YANG TELAH MEMBANTU SAYA MELALUI NOMOR TOGEL DAN DANA GHAIB,KINI SAYA SUDAH BISA MELUNASI SEMUA HUTANG-HUTANG SAYA BAHKAN SAYA JUGA SUDAH BISA MEMBANGUN HOTEL BERBINTANG DI DAERAH SOLO DAN INI SEMUA ATAS BANTUAN MBAH RAWA GUMPALA,SAYA TIDAK AKAN PERNAH MELUPAKA JASA BELIAU DAN BAGI ANDA YANG INGIN DIBANTU OLEH RAWA GUMPALA MASALAH NOMOR ATAU DANA GHAIB SILAHKAN HUBUNGI SAJA BELIAU DI 085 316 106 111 SEKALI LAGI TERIMAKASIH YAA MBAH DAN PERLU ANDA KETAHUI KALAU MBAH RAWA GUMPALA HANYA MEMBANTU ORANG YANG BENAR-BANAR SERIUS,SAYA ATAS NAMA PAK JUNAIDI DARI SOLO DAN INI BENAR-BENAR KISAH NYATA DARI SAYA.BAGI YANG PUNYA RUM TERIMAKASIH ATAS TUMPANGANNYA.. BUKA DANA GHAIB MBAH RAWA GUNPALA

      Delete
    2. kami sekeluarga tak lupa mengucapkan puji syukur kepada ALLAH S,W,T
      dan terima kasih banyak kepada AKI atas nomor togel.nya yang AKI
      berikan 4 angka <<< 7351 >>> alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI.
      dan alhamdulillah sekarang saya bisa melunasi semua utan2 saya yang
      ada sama tetangga.dan juga BANK BRI dan bukan hanya itu AKI. insya
      allah saya akan coba untuk membuka usaha sendiri demi mencukupi
      kebutuhan keluarga saya sehari-hari itu semua berkat bantuan AKI..
      sekali lagi makasih banyak ya AKI… bagi saudara yang suka main togel
      yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hubungi AKI SOLEH,,di no (((082-313-336-747)))
      insya allah anda bisa seperti saya…menang togel 275
      juta, wassalam.


      dijamin 100% jebol saya sudah buktikan...sendiri....







      Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini !!!!


      1"Dikejar-kejar hutang

      2"Selaluh kalah dalam bermain togel

      3"Barang berharga anda udah habis terjual Buat judi togel


      4"Anda udah kemana-mana tapi tidak menghasilkan solusi yg tepat


      5"Udah banyak Dukun togel yang kamu tempati minta angka jitunya
      tapi tidak ada satupun yang berhasil..







      Solusi yang tepat jangan anda putus asah....AKI SOLEH akan membantu
      anda semua dengan Angka ritwal/GHOIB:
      butuh angka togel 2D 3D 4D SGP / HKG / MALAYSIA / TOTO MAGNUM / dijamin
      100% jebol
      Apabila ada waktu
      silahkan Hub: AKI SOLEH DI NO: (((082-313-336-747)))






      KLIK BOCORAN 2D-3D-4D-5D-6D-DISINI




      BUTUH ANGKA GHOIB HASIL RTUAL AKI SOLEH

      angka;GHOIB: singapura

      angka;GHOIB: hongkong

      angka;GHOIB; malaysia

      angka;GHOIB; toto magnum

      angka”GHOIB; laos…

      angka”GHOIB; macau

      angka”GHOIB; sidney

      angka”GHOIB: vietnam

      angka”GHOIB: korea

      angka”GHOIB: brunei

      angka”GHOIB: china

      angka”GHOIB: thailand

      ANGKA TOGEL JITU 2D 3D 4D 5D 6D








      ..(`’•.¸(` ‘•. ¸* ¸.•’´)¸.•’´)..
      «´ 082_313_336_747_ ¨`»
      ..(¸. •’´(¸.•’´ * `’•.¸)`’•.¸ )..




      Delete
    3. Terimah kasih yang amat dalam kami ucapkan kepada MBAH SELONG yang
      telah memberikan kebahagian bagi keluarga kami…berkat Beliau saya
      sekarang udah hidup tenang karena orang tuaku udah buka usaha dan
      punya modal untuk buka bengkel skrang pun orang tuaku tidak di
      kejar-kejar hutang lagi…dan keluarga Kami di berikan Angka
      Ritual/Goib Dari mbah yg sangat Jitu 100%dijamin
      tembus…hingga keluarga kami sekarang merasa tenang
      lagi…terimah kasih mbah…Jika Anda ada yg merasa kesulitan
      masalah Nomer ToGEL silahkan hbg Aja MBAH SELONG
      dinmr hp beliau (081-322-565-355) atau klik http://prediksiangkahoki88.blogspot.com/
      dan saya sudah membuktikan 3kali berturut2 tembus terimah kasih

      Delete
  2. Dear Reza,
    Saya evi mahasiswa HI UNMUL Samarinda, kebetulan skripsi saya tentang ebola.
    btw tulisannya bagus dan thanks ya banyak memberikan info, karna tdk bisa di copy jadi saya favourit saja di halaman web saya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.

      KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.


      KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.



      KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.

      KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.


      KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.

      Delete
  3. KAMI SEKELUARGA TAK LUPA MENGUCAPKAN PUJI SYUKUR KEPADA ALLAH S,W,T
    dan terima kasih banyak kepada AKI atas nomor yang AKI
    beri 4 angka [4918] alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI.
    dan alhamdulillah sekarang saya bisa melunasi semua utan2 saya yang
    ada sama tetangga.dan juga BANK BRI dan bukan hanya itu AKI. insya
    allah saya akan coba untuk membuka usaha sendiri demi mencukupi
    kebutuhan keluarga saya sehari-hari itu semua berkat bantuan AKI..
    sekali lagi makasih banyak ya AKI… bagi saudara yang suka PASANG NOMOR
    yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hubungi KI SUBALA JATI,,di no (((085-342-064-735)))
    insya allah anda bisa seperti saya…menang NOMOR 670 JUTA , wassalam.

    ReplyDelete

  4. Mohon maaf jika postingan ini menyinggung perasaan anda semua tapi saya hanya mau menceritakan pengalaman pribadi saya yang mengubah kehidupan saya menjadi sukses. Perkenalkan terlebih dahulu saya Sri Wahyuni biasa di panggil Mba Sri, TKI tinggal di kota Pontian johor Malaysia,Saya berprofesi sebagai pembantu rumah tangga, tapi saya tidak menyerah dengan keadaan saya, tetap ikhtiar.
    pengen pulang ke indonesia tapi gak ada ongkos pulang. sempat saya putus asa,gaji pun selalu di kirim ke indonesia untuk biaya anak sekolah,sedangkan hutang banyak, kebetulan teman saya buka-buka internet mendapatkan nomor hp Mbah Suro (+6282354640471) katanya bisa bantu orang melunasi hutang melalui jalan togel dengan keadaan susah jadi saya coba beranikan diri hubungi dan berkenalan dengan beliau Mbah Suro, Dan saya menceritakan keadaan saya.Beliau menyarankan untuk mengatasi masalah perekonomian saya,baiknya melalui jalan togel saja.Dan angka yang di berikan beneran tembus ,4607 dan saya dapat 275 juta alhamdulillah terima kasih banyak ya allah atas semua rerjekimu ini. walaupun ini melalui togel



    ReplyDelete